Konsepsi Tentang Bahagia

pendewasaan pikiran ku terjadi pada tahun ini. aku sampai kepada titik dimana, menurutku kebahagiaan adalah sesuatu yang tidak bisa beralasan "tidak".

Bahagia itu---adalah pilihan yang akan selalu muncul dimomen apapun dikehidupan kamu.
aku belajar, bahwa kebahagiaan tidak bergantung atas apapun.

emosi ini... berdiri sendiri.
cuman kadang, kita yang jarang mau mengambilnya.

kebahagiaan yang selalu kita pikirkan, selalu sesuatu yg bersifat "visi". atau, target - target yg kita tentukan dalam pikiran kita.

"aku akan bahagia, kalau aku dapat uang hari ini."
"aku akan bahagia, kalau orang itu mau ku ajak jalan hari ini"
"aku akan bahagia, kalau kamu tidak seperti itu."
"aku akan bahagia, kalau mimpi ku tercapai."
"aku akan bahagia, kalau-----"
selaaalu saja, kalimat - kalimat semacam itu menghampiri pikiran kita.

perasaan bahagia, adalah emosi yang dihasilkan otak dari pelepasan hormon dopamin dan serotonin.

kedua hormone ini dilepaskan ke sistem saraf pusat atas dasar "persepsi" dari si penerima. momen ketika perasaan itu distimulan oleh hati "oh, inilah saatnya aku bahagia."

bahkan menurut ahli, tersenyum walaupun itu palsu bisa memberikan respon palsu terhadap sistem pusat saraf agar mengeluarkan hormon kebahagiaan ini. dengan kata lain, apapun yang terjadi, dengan tersenyum perasaan akan menjadi lebih baik.

jika memang begitu, berarti kebahagiaan hanyalah bergantung pada persepsi. persepsi akan selalu muncul pada setiap tindakan kita perdetik nya.

dan sayangnya, tidak selalu kita mau memanggil "persepsi kebahagiaan" itu didalam sana. padahal, kebahagiaan selalu berdiri sendiri didalam sana.

manusia, orang yang paling bisa mempetak petak an jalan menuju kebahagiaan. dia yang memberikan batasan batasan itu sendiri.

padahal, bahagia itu sesederhana persepsi "aku, bahagia" yang kamu pilih pada detik ini.

hei, tidak ada alasan untuk tidak bahagia dalam hidupmu. alasan itu, selalu kamu ciptakan sendiri.

selamat bahagia.

Komentar

Postingan Populer